KPU Kabupaten TTU melaksanakan kegiatan SeDap Ramadan (Safari Demokrasi Partisipatif) Ramadan 1447 H dalam bentuk buka puasa bersama Keluarga Besar LAD Al Ariqah Kefamenanu

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Timor Tengah Utara melaksanakan kegiatan SeDap Ramadan (Safari Demokrasi Partisipatif) Ramadan 1447 H dalam bentuk buka puasa bersama Ibu-Ibu dari Keluarga Besar LAD Al Ariqah Kefamenanu pada hari ini Kamis 26 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kantor KPU Kabupaten TTU pada pukul 17.00 Wita hingga selesai ini menjadi ruang silaturahmi yang hangat sekaligus momentum refleksi nilai-nilai spiritual dan demokrasi.

Dari unsur KPU Kabupaten TTU, kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota KPU TTU, para pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh staf pelaksana di lingkup KPU Kabupaten TTU. Kebersamaan tersebut mencerminkan komitmen bahwa demokrasi bukan hanya kerja teknis kelembagaan, melainkan juga kerja moral yang berakar pada nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab.

Dalam suasana Ramadan yang penuh khidmat, pesan utama yang disampaikan mengangkat tema “Puasa Melatih Kejujuran, Demokrasi Menuntut Keteguhan.” Ditekankan bahwa puasa adalah ibadah yang membentuk integritas personal—melatih manusia untuk jujur dalam sunyi, taat meski tanpa pengawasan, serta konsisten antara niat dan tindakan. Nilai inilah yang sejatinya menjadi fondasi demokrasi yang sehat.

Demokrasi, sebagaimana ditegaskan dalam pesan tersebut, bukan hanya soal prosedur pemilu atau angka partisipasi, tetapi tentang keteguhan menjaga amanah rakyat. Jika puasa mengajarkan kita menahan diri dari yang membatalkan, maka demokrasi menuntut kita menahan diri dari penyimpangan. Jika puasa melatih kejujuran kepada Allah, maka demokrasi menuntut kejujuran kepada publik.

Melalui SeDap Ramadan ini, KPU Kabupaten TTU menegaskan pentingnya membangun kesadaran partisipatif masyarakat berbasis nilai. Partisipasi yang lahir dari hati yang bersih akan melahirkan demokrasi yang bermartabat. Kebersamaan dengan Ibu-Ibu LAD Al Ariqah menjadi simbol bahwa perempuan dan keluarga memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai kejujuran, kedewasaan, dan tanggung jawab dalam kehidupan berbangsa.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbuka puasa bersama, tetapi juga menjadi ikhtiar mempertemukan kesalehan spiritual dengan kesalehan sosial—bahwa dari rumah tangga yang jujur dan teguh, akan lahir masyarakat yang kuat menjaga demokrasi.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 12 Kali.